Kalau Do’amu Ingin Terkabul, Berdo’alah Dengan Khusuk Dan Ikhlas. Jangan Kerjakan 5 Perbuatan Ini!

 

dd
Congkop.com. Berdoa merupakan salah satu upaya yang dilakukan Umat Islam ketika berharap sesuatu dari Allah SWT. Aktivitas spiritual yang satu ini memang ampuh memberikan harapan ketika manusia berusaha mendapatkan apa yang diinginkan.

Namun, manusia hanya mampu berusaha dan berdoa, sedangkan hasilnya tetap Allah SWT yang menentukan. Ada kalanya doa yang dimunajatkan begitu cepat dikabulkan, namun ada pula yang menunggu lama bahkan doa tersebut tidak kunjung terwujud.

Ternyata, urusan doa tidak sebatas meminta, memanjatkan dengan khusuk dan kemudian berusaha. Namun ada tindakan kita yang menghalangi Allah mengabulkan permintaan hamba-hamba-Nya. Berikut ini 5 tindakan yang buat doa anda  ditolak Allah.

Melalaikan Hak-Hak Allah SWT

Sejatinya Allah SWT akan mengabulkan doa hamba-hambaNya. Namun datangnya adalah pada saat yang tepat. Namun lain halnya jika doa ditolak, itu artinya apa yang kita munajatkan tidak akan pernah terwujud.

Tindakan pertama yang dapat membuat doa ditolak Allah adalah melalaikan hal-hak dari sang Pencipta tersebut. Meski mengaku tiada Tuhan selain Allah, namun mereka tidak melaksanakan apa yang menjadi hak Allah. Padahal, kewajiban kita yang menjadi hak Allah adalah menyembah-Nya. Namun mengaku Islam, manusia tetap saja menyekutukan Allah dengan mempercayai hal-hal lain selain Allah. Jelas ini tidak saja menjadi sebab tertolaknya sebuah doa, lebih dari itu ia termasuk perbuatan syirik.

“Janganlah kamu mempersekutukan Allah, Sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar.” (QS. Luqman: 13).

Dari Mu’adz bin Jabal rodhiyallahu ‘anhu beliau berkata: Saya pernah membonceng Nabi shollallahu ‘alaihi wa sallam di atas himar, beliau berkata kepada saya, “Tahukah engkau apa hak Allah atas hamba-hambaNya dan apa hak hamba atas Allah?” Saya berkata, “Allah dan RosulNya lebih tahu.” Beliau bersabda, “Hak Allah atas hambaNya ialah agar mereka menyembahNya dan tidak menyekutukanNya dengan sesuatupun. Dan hak hamba atas Allah ialah tidak diadzab selama dia tidak menyekutukanNya dengan sesuatu apapun.”

 Ada Sesuatu yang Haram

Pada era kini perkara halal dan haram mungkin tidak lagi menjadi hal yang vital. Segala cara dilakukan untuk memperbanyak pundi-pundi harta untuk menyenangkan dunia.  Mungkin saja, dengan hal haram yang dilakukan seseorang akan mendapatkan keberlimpahan harga.

Namun Allah SWT tidak akan mengabulkan doa hamba yang masih terjamah oleh hal-hal haram tersebut. Pasalnya Allah hanya menerima hal-hal baik, karena sejatinya Allah adalah maha baik.

Dari Abu Hurairah ia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Wahai sekalian manusia, sesungguhnya Allah itu baik. Dia tidak akan menerima

melainkan yang baik pula. Dan sesungguhnya Allah telah memerintahkan kepada orang-orang mukmin seperti yang diperintahkan-Nya kepada para Rasul. Firman-Nya: ‘Wahai para Rasul! Makanlah makanan yang baik-baik (halal) dan kerjakanlah amal shalih. Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.’

Dan Allah juga berfirman: ‘Wahai orang-orang yang beriman! Makanlah rezeki yang baik-baik yang telah Kami rezekikan kepadamu.’” Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menceritakan tentang seorang laki-laki yang telah lama berjalan karena jauhnya jarak yang ditempuhnya. Sehingga rambutnya kusut masai dan berdebu. Orang itu mengangkat tangannya ke langit seraya berdo’a: “Wahai Tuhanku, wahai Tuhanku.” Padahal, makanannya dari sumber yang haram, minumannya dari yang haram, pakaiannya dari yang haram dan diberi makan dengan makanan yang haram, maka bagaimanakah mungkin akan dikabulkan doa orang seperti itu?.” (HR. Muslim). 

doa tiak terkabul berdoa tangan mengadah

Tidak Fokus dan Mudah Melupakan Doanya

Hal ketiga yang dapat membuat Allah menolak doa hamba-Nya adalah karena manusia tidak fokus, tergesa-gesa kemudian melupakan doa tersebut. Ketika menginginkan sesuatu hendaknya kita bersungguh-sungguh memunajatkannya. Allah SWT tentu akan bermurah hati memberi apa yang memang benar-benar kita inginkan.

“Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “(Do’a) salah seorang diantara kalian pasti akan dikabulkan selagi ia tidak terburu-buru, dengan mengatakan; ‘Aku telah berdoa, namun tidak kunjung dikabulkan.” (HR.Muttafaq ‘alaih).

Meninggalkan Amar Ma’ruf Nahi Munkar

Tindakan keempat yang membuat Allah menolak doa adalah meninggalkan Amar Ma’ruf Nahi Munkar. Islam menempatkan manusia itu tidak saja dalam dimensi individu, akan tetapi juga dalam dimensi sosial sebagai anggota masyarakat. Manusia wajib menyuruh kepada kebaikan, mencegah dari kejahatan. Jika justru menjadi pendukung kejahatan, niscaya Allah akan benar-benar hampir mengirimkan siksaan dan menolak doa-doanya.

Dari Hudzaifah bin al-Yaman dari Nabi Shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, benar-benar kalian beramar ma’ruf dan nahi munkar atau Allah benar-benar hampir mengirimkan siksaan dari-Nya, lalu kalian berdoa dan tidak akan dikabulkan.” [HR at-Turmudziy: 2169 dan Ahmad: V/ 388, 391]

Melampaui Batas ketika Berdoa

Tindakan kelima yang dapat membuat doa tertolak adalah kesalahan dalam berdoa. Manusia sering melampaui batas ketika menginginkan sesuatu, sehingga mereka berdoa dengan cara-cara yang salah. Allah berfirman:

“Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.” (QS. Al-A’raaf: 55).

sumber:mat4-islam.blogspot.com

 

 

 

One thought on “Kalau Do’amu Ingin Terkabul, Berdo’alah Dengan Khusuk Dan Ikhlas. Jangan Kerjakan 5 Perbuatan Ini!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *