Rahasia Penting Mengapa Bismillah Menjadi Pembuka Surat Al-Fatihah dan Surat-Surat Lainnya

bii

congkop.com. Ada rahasia penting mengapa bismillah menjadi pembuka Surat Al-Fatihah dan surat-surat lainnya. Di sana kita diminta untuk senantiasa bersikap rahman dan rahim. Saat aura kebencian merasuk, lawanlah dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih (Rahman) dan Maha Penyayang (Rahim). Jangan sekali-kali kita menghianatinya dengan kemarahan dan kebencian. Ini tidak menghormati dan menghargai bismillahir rahmanir rahim sebagai pondasi amal kebajikan.

Rasulullah SAW mengajarkan bahwa dalam setiap perbuatan baik harus (sunah) diawali dengan bacaan basmalah, jika tidak kebaikan tersebut menjadi terputus atau menjadi tidak bernilai. Ini selaras dengan pesan moral bismillahir rahmanir rahim yang menyuarakan nilai-nilai kesantunan, kasih dan sayang. Sebaliknya, basmalah tidak boleh (dilarang) menjadi pembuka perbuatan tercela. Artinya, tidak ada toleransi mengawali perbuatan buruk dengan mengatasnamakan Tuhan. Sikap benci, marah, dan sikap negatif lain adalah bagian dari perbuatan tercela. Maka dalam Islam tidak ada toleransi bagi sikap benci dan marah.

Takfir (mengkafirkan) saudara seiman termasuk bagian perbuatan tercela yang tidak mencerminkan sikap rahmatan lil alamin yang diajarkan Tuhan. Selain itu, takfir juga hampa dari nilai-nilai basmalah yang santun itu. Islam menuntut sikap ramah bukan marah. Sebagaimana Rasulullah SAW yang ramah dan selalu menjaga amarah. Karena itulah jargon utama Muhammad SAW sebagai sebagai nabi dan rasul Tuhan adalah rahmatan lil alamin, menjadi rahmat yang membawa kesejukan, ketenteraman, kedamaian, dan kerukunan yang tidak terbatas pada manusia semata, tetapi pada seluruh makhluk dan alam semesta. Karena itu, Islam tidak hanya ramah sikap dan perilaku, tetapi juga harus ramah lingkungan. Di sinilah Islam dikenal sebagai agama cinta.

bi

Oleh karena itu Rasulullah SAW bersabda: الرَّاحِمُونَ يَرْحَمُهُمُ الرَّحْمَنُ ارْحَمُوا مَنْ فِى الأَرْضِ يَرْحَمكُمْ مَنْ فِى السَّمَاءِ

Artinya, “Orang-orang yang penyayang (ramah, sopan, santun, dan penuh kasih) akan disayang oleh Allah (Ar-Rahman). Maka sayangilah penduduk bumi, niscaya (Allah) yang di atas langit pun akan menyayangi (bersikap ramah, sopan, santun, dan penuh kasih) kalian,” (HR Abu Dawud, At-Tirmidzi, dan Ahmad).

Ajaran Islam rahmatan lil alamin ini yang dewasa ini semakin ditinggalkan banyak orang. Mari kita buang jauh-jauh sikap congkak dan sombong. Mari kita tebarkan kesejukan dan kedamaian pada umat. Menjadi tempat berteduh yang nyaman, yang melindungi mereka dari keburukan dan kejahatan.

Jadilah awan yang putih dan jernih yang memberikan kecerahan. Jangan jadi awan gelap yang mencekam dan menakutkan. Islam rahmatan lil alamin.

sumber:nu.or.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sinema izle