Kisah Muallaf Yang Sangat Dirindukan Bidadari Syurga.

ResizePhoto000005451

Congkop.com Di ceritakan oleh Abdul Wahid bin Zaid dia berkata “suatu ketika aku dalam perjalanan dengan perahu dan angin mengarahkanku ke suatu tempat ( jazirah ) dan aku melihat seorang yang menyembah berhala, kemudian aku berkata padanya,

“Engkau menyembah berhala ini sementara banyak di antara kita orang-orang yang bisa membuat berhala seperti itu?.

Orang itupun bertanya “kalian berkata seperti itu, terus apa yang kalian sembah ?,

akupun berkata” aku menyembah tuhan yang arsy’Nya ada di langit dan kekuasaanNya ada di Bumi dan Lautan.

orang itu berkata “siapa yang mengajari kalian hal itu?”.

aku berkata “Dia mengutus kepada kami Utusan-Nya

orang itu berkata ” Apa yang di lakukan-Nya pada utusan-Nya ?

aku berkata ” Dia mencabut nyawanya dan di kembalikan pada-Nya

orang itu berkata ” apakah dia meninggalkan suatu pertanda ?

aku berkata ” ia benar, dia meninggalkan kitabnya.

orang itu berkata ” adakah kalian hafal sebagian dari kitabnya itu ?

kemudian akupun membacakannya surat Arrahman , dan orang itupun terus menerus menangis, hingga aku menghatamkannya, kemudian dia berkata

” tidaklah benar kalau yang menurunkan bahasa/kalam kitab itu di durhakai ”

kemudian aku menawarkan islam kepadanya, dan dia menerimanya dengan membaca dua kalimat syahadat, dan akupun membawanya ikut bersamaku dalam perjalanan menggunakan perahu, hingga suatu waktu malam mulai menjelang dan akupun sholat isyak dan bersiap-siap untuk tidur, dan orang itupun mendekatiku seraya bertanya

” apakah Dia Tuhan yang memberikanmu petunjuk akan agama ini juga tidur ?

akupun menjawab ” ahh tentu tidak, Dia adalah Dzat yang hidup dan selalu menaungi dan tidak pernah tidur..

Orang itupun berguman ” ahh kalian adalah hamba yang sangat buruk, kalian bisa se enaknya saja tidur sementara Tuanmu terjaga “.

Setelah aku sampai di daratan dan kita mau berpisah akupun mengumpulkan beberapa dirham ( uang ) dan ku berikan padanya, tapi dia malah berkata

” untuk apa ini semua ? “.

akupun menjawab ” dengan uang ini kamu bisa membeli sesuatu untuk bekal hidupmu “.

Orang itupun malah berkata ” ahh kalian, kalian menunjukkan aku suatu jalan yang belum pernah  aku tempuh, sedangkan aku dulu saja menyembah selain-Nya, dan dia tetap menghidupiku dan tidak pernah membiarkanku, sedangkan sekarang aku sudah menyembah-Nya, apa mungkin Dia akan meninggalkanku ? sedangkan aku sekarang sudah mengenal-Nya..

akhirnya kamipun berpisah dan dia tetap menolak pemberian uangku karena sangat percaya akan perlindungan dan penanggungan Allah kepadanya, hingga selang 3 hari aku mendengar bahwa dia sekarat dan mau meninggal, dan akupun mendatanginya, dan bertanya padanya

” adakah kamu punya keinginan ?”

diapun menjawab ” ahhh saudaraku engkau telah mengabulkan keinginanku ketika engkau mengeluarkanku dari daerah ( jazirah ) itu,

karena lelah akupun tertidur disampingnya, dan dalam mimpiku aka melihat perempuan muda dan caaaaantik dalam  pertamanan yang menghijau, perempuan itu berteriak

” haaaiii cepat bawa dia kesini, sudah sekian lama rindu ini terpendam kepadanya “,

terhenyak akupun terbangun dari mimpiku dan kulihat sahabatku sudah kaku dan mati,
akupun menguburkannya malam itu juga, dan malam itu akupun tidur seperti biasanya, dan dalam mimpiku aku bertemu dengan orang itu memakai mahkota dan di dampingi oleh bidadari, dan orang itu membaca ayat

والملائكة يدخلون عليهم من كل باب سلام عليكم بما صبرتم فنعم عقبى الدار

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sinema izle